Pada jaman dulu, ada sebuah negeri di Jambi yang dipimpin raja bernama Sultan Mambang Matahari. Ia mempunyai dua orang anak. Anak pertama seorang pemuda tampan bernama Tuan Muda Selat dan satunya lagi gadis cantik jelita berkulit putih bersih seperti orang Cina maka iapun diberi nama Putri Cermin Cina. Pada suatu hari datanglah seorang saudagar Cerita Rakyat La Moelu. Kisah ini menceritakan seorang anak kecil bernama La Moelu yang hidup bersama ayahnya yang tua renta. Karena sudah tak leluasa bergerak, La Moelu lah yang mengurus ayahnya sembari mencari nafkah. Suatu hari, ia menemukan sebuah ikan. Ajaibnya, pertumbuhan ikan itu sangat cepat. Setiba di istana Kutai, pemuda tampan dan perkasa itu langsung menikahi Aji Ratu Putri dan mereka pun hidup berbahagia. Selang beberapa tahun kemudian, pasang suami istri itu dikaruniai beberapa putra yang secara turun-temurun menjadi Raja-raja Tunjung. Demikian cerita Asal Usul Raja-Raja Tunjung dari Kalimantan Timur. Cerita Rakyat Sulawesi Barat - Asal Mula Tari Patuddu Sulawesi Barat atau disingkat Sul-Bar termasuk provinsi yang masih tergolong baru di Pulau Sulawesi, Indonesia. Provinsi yang dibentuk pada tanggal 5 Oktober ini sebagian besar dihuni oleh suku Mandar (49,15%) dibanding dengan suku-bangsa lainnya seperti Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa Menurut kepercayaan masyarakat Sulawesi Tengah, Indonesia, khususnya yang berada di sekitar pantai, ikan duyung merupakan penjelmaan seorang perempuan cantik. Bagaimana seorang wanita cantik bisa menjelma menjadi seekor ikan duyung? Jawabannya dapat Anda temukan dalam cerita Asal Mula Ikan Duyung berikut ini. * * * Cerita Rakyat: Si Pahit Lidah dan Si Empat Mata. Dibalik fakta mengenai Danau Ranau, ternyata terdapat sejumlah cerita, yang berkembang di masyarakat sekitar. Dikisahkan jaman dahulu hiduplah dua pendekar legenda di pinggiran Danau Ranau, dan dibawah kaki Gunung Simenung, yaitu Si Pahit Lidah, dan Si Mata Empat. LjinKEQ.

cerita rakyat sulawesi tenggara la moelu